Wednesday, May 7, 2008

The Iliad by Homer

Pernah nonton film Troy? Mungkin bagi Anda yang menggemari film kolosal pasti tidak melewatkan cerita ini. Tiga kali saya pernah menonton cerita ini dari tiga sumber yang berbeda dan hasilnya berbeda juga, lalu bagaimana versi sebenarnya dari troy ini??
Berikut saya sertakan The Iliad, film yang mengangkat cerita Troy karya Homer dan memang ada perbedaan dengan film terbaru yang mengangkat cerita Troy yang dibintangi oleh Brad Pitt.

Have you seen Troy (the movie)? Itu adalah versi lain dari kisah Troy dalam The Iliad karya Homer. Filmnya dibuat begitu romantis dengan tokoh utama Hector of Troy dan Achilles si hero pembangkang yang memiliki kelemahan di pergelangan kakinya. Penggemar mitologi Yunani tentu sudah tak asing lagi dengan nama-nama Achilles, Odysseus, Hector, Ajax, Hercules, Paris bahkan Helen of Sparta. Dalam The Iliad, Homer mengisahkan keruntuhan Troy sebagai batas antara mitos dan sejarah. Masa kejayaan Troy adalah masa mitos dan masa setelah keruntuhannya adalah saat sejarah dimulai. The Iliad konon ditulis hanya 200 tahun setelah keruntuhan Troy, namun sejak dulu telah banyak versi yang diceritakan dan dipercaya orang. Bagaimanakah versi asilnya menurut Homer?

Roger Lancelyn Green, seorang ahli mitologi, menceritakan ulang kisah Troy. Bahan-bahan didapatkannya dari The Iliad, The Odyssey, sajak-sajak Colluthus dan Tryphiodorus, drama the Aias atau Philoctetes karya Sophocles, dan sumber lainnya. Kisah keruntuhan Troy diawali dari para dewa yang senang membuat kacau kehidupan manusia. Para dewi Hera, Athena dan Aphrodite bertengkar tentang siapa diantara mereka yang tercantik diantara para Immortal. Zeus menyuruh mereka bertanya kepada Paris, pangeran Troy yang terkenal jujur dan adil. Hera menjanjikan kekuasaan kepada Paris jika ia memilihnya sebagai yang tercantik. Athena menjanjikannya kepandaian dan kebijakan. Aphrodite menggunakan sihir kecantikannya dan menjanjikan paris seorang istri yang paling cantik di seluruh dunia: Helen of Sparta. Tanpa ragu Paris memilihnya. Padahal saat itu Paris telah beristri (Oenone) dan telah dikaruniai seorang putra. Hera dan Athena yang marah bersumpah akan membenci Troy dan semua penduduknya.

Singkat cerita Paris berangkat ke Sparta ditemani oleh Aeneas, putra Aphrodite yang mortal, meninggalkan Oenone yang patah hati. Saat itu Helen (tidak seperti di filmnya) telah menikah dengan Menelaus dan amat bahagia. Mereka telah dikaruniai dua orang anak, Hermione dan Nicostratus. Paris berpura-pura bertamu dan disambut baik oleh Menelaus. Beberpa sumber berkata bahwa Helen diculik paksa pada malam hari oleh Paris dan dibawa pergi. Sumber lain berkata bahwa Aphrodite membantu Paris dengan sihirnya, membuat wujud Paris menyerupai Menelaus sehingga Helen mau mengikutinya. Tapi dari kedua versi itu, Helen memang tak pernah jatuh cinta pada Paris dan ikut secara sukarela. Ia diseret pergi meninggalkan Menelaus dan hermione yang dicintainya, dan hanya diperbolehkan membawa Nicostatus yang masih bayi.

Salah satu tokoh penting yang dihilangkan di film adalah Cassandra, adik Paris. Cassandra adalah seorang cenayang, tapi karena pernah menyinggung dewa Apollo ia dikutuk sehingga semua orang takkan ada yang percaya dengan ramalannya. Cassandra berkata bahwa Paris dan Helen akan menjadi penyebab keruntuhan Troy, tapi tak ada yang percaya. Semua penduduk Troy bergembira karena memiliki putrid tercantik di dunia. Helen menjadi tawanan Paris. Hanya kepada Hector (kakak tertua Paris) dan istrinya Andromache ia bisa berteman.

Setelah mengetahui Helen diculik, Menelaus meminta bantuan abangnya, Agamemnon (Raja Mycenae) untuk membantunya menyelamatkan Helen. Agamemnon memanggil seluruh pasukan kerajaan-kerajaan di Yunani dan pahlawan-pahlawan mereka, Odysseus, Ajax, Nestor, Achilles dan pasukan Myrmidon-nya. Ikut serta pula Patroclus, sepupu Achilles. Para raja Yunani bertekat untuk menyelamatkan Helen dan meruntuhkan Troy yang berani menginjak-injak harga diri mereka.

Dengan bantuan Hera dan Athena di pihak Yunani dan Aphrodite di pihak Troy, dimulailah perang 10 tahun memperebutkan Helen. Paris dan Menelaus sempat bertarung satu lawan satu, dan Menelaus hampir memenangkan pertarungan jika saja Paris tak melarikan diri bersembunyi di dalam istana. Menelaus yang murka melihat kepengecutan Paris menuntut Helen dikembalikan, namun penduduk Troy tak mau menyerahkannya. Sementara itu Achilles dan Agamemnon yang tak pernah akur bertengkar memperebutkan Briseis, seorang pendeta wanita kuil Apollo yang menjadi tawanan mereka. Karena masalah ini Achilles tak mau ikut bertempur dengan pasukan Agamemnon. Namun Petroclus, sepupunya yang ceroboh, menganggap mereka harus terus bertempur demi kehormatan Yunani. Pada satu pertempuran, Hector, sang pangeran Troy, membunuh Petroclus karena menganggapnya sebagai Achilles. Saat itu Petroclus mengenakan jubah perang dan helm Achilles, sementara Achilles sendiri masih ngambek dan mengurung diri di tendanya.

Ketika mengetahui sepupunya terbunuh, Achilles bersumpah akan membunuh Hector, menantangnya bertarung satu lawan satu dan akhirnya memang memenangkannya. Achilles menyeret mayat Hector mengelilingi kota Troy kemudian membawanya ke tendanya. Malam itu, Raja Troy, Priam, menyelinap ke tenda pasukan Yunani yang mengepung kota Troy, mencari Achilles untuk memohon agar ia diperbolehkan membawa mayat anaknya untuk diberikan upacara penguburan yang layak. Achilles jatuh kasihan dan menghormati Raja Priam, kemudian memberikan mayat Hector kepadanya.

Perang 10 tahun itu berakhir ketika Paris memanah pergelangan kaki Achilles di sebuah pertempuran dan menyebabkan sang pahlawan mati. Odysseus sempat menyelinap menyamar sebagai pengemis ke dalam Troy untuk bertemu Helen dan mengatur strategi penyerangan. Maka atas ide Odysseus, dibuatlah kuda raksasa yang diberikan kepada penduduk Troy sebagai persembahan untuk kuil Athena. Lagi-lagi Cassandra memperingatkan agar jangan membawa masuk kuda itu ke dalam kota. Namun lagi-lagi tak ada yang mendengarkan. Ketika seluruh penduduk Troy telah tertidur, 40 tentara Yunani termasuk Odysseus keluar dari dalam patung kuda kayu itu dan membuka gerbang kota agar seluruh pasukan Yunani bisa menyerang.

Hanguslah Troy dan tewaslah Paris. Menelaus akhirnya dapat membawa pulang istri yang dicintainya dan mereka hidup bahagia sampai akhir hayat.

Pada kisah ini terkait banyak kisah lain. Misalnya bagaimana Achilles dilahirkan dan apa yang membuatnya lemah pada pergelangan kaki. Orang yang membunuh Paris, Philoctetes, pernah bertualang bersama Hercules saat menyelesaikan 12 tugasnya dan bagaimana Hercules menyuruhnya membawa panah yang menyebabkan kematian Paris. Dalam perjalanan pulang ke Yunani Odysseus mengalami banyak petualangan yang lebih lengkap dikisahkan dalam cerita The Odyssey. Semua kisah ini terkait dengan para dewa, betapa campur tangan mereka malah lebih sering membuat kehancuran kehidupan manusia dan bagaimana mereka dengan seenaknya memorak-porandakan kehidupan makhluk-makhluk yang tingkatannya lebih rendah daripada mereka. Maka, mengapa mereka dipuja? Reruntuhan kota Troy yang masih bisa kita lihat sampai hari ini menjadi bukti sejarah dan mitos yang tak terpisahkan, bukti bahwa para dewa bisa berbuat apa saja yang mereka inginkan, tanpa peduli akan akibat yang terjadi.

E-book "The Illiad" dapat anda download disini

No comments: